Balikpapan(17/12), Nansarunai.com — Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tapak Suci PIMDA 042 Balikpapan sukses digelar pada tanggal 12–14 kemarin, bertempat di rangkaian Muhammadiyah Fair IV 2025. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-113, sekaligus menjadi ajang pembinaan dan regenerasi atlet Tapak Suci di Kota Balikpapan.
Ketua Panitia, Syuro Budi Utomo selaku Kader Utama, menyampaikan bahwa kejurda ini diikuti oleh 323 peserta yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa Tapak Suci terus berkembang dan diminati oleh generasi muda.
Sementara itu, Ketua PIMDA 042 Tapak Suci Balikpapan, Drs. H. Totok Haryanto, Pendekar Madya, menegaskan bahwa kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk menyiapkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.
Adapun kategori yang dipertandingkan dalam Kejurda Tapak Suci kali ini meliputi seni tunggal, seni ganda, seni beregu, solo kreatif, serta fighter. Seluruh kategori tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan teknik, mental, serta sportivitas para peserta.
Tujuan utama pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai sarana regenerasi atlet Tapak Suci, guna menghadapi berbagai kejuaraan di masa mendatang, baik di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.
Harapan besar terhadap keberlanjutan kegiatan ini juga disampaikan oleh Purnawirawan Bapak Kurnia Effendy, Pendekar Kepala, yang dikenal sebagai sosok titik balik kebangkitan Tapak Suci di Kota Balikpapan. Ia berharap agar kejurda yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini mampu menjadi motivasi bagi para pesilat muda untuk terus bersemangat, disiplin, dan konsisten dalam berlatih, demi mengharumkan nama Tapak Suci dan Kota Balikpapan di kancah yang lebih luas.









