BALIKPAPAN – Tokoh masyarakat Kalimantan Timur yang juga Ketua APINDO Kaltim, Dr. Abriantinus, S.H., M.A, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), atas komitmen dan keseriusannya dalam mendorong pembangunan jaringan kereta api di Pulau Kalimantan.
Menurut Abriantinus, rencana pembangunan jaringan rel kereta api sepanjang 2.772 kilometer merupakan langkah strategis yang selama ini dinantikan masyarakat Kalimantan. Ia menilai proyek tersebut bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di wilayah Kalimantan.
“Dalam berbagai forum diskusi, seminar, maupun pertemuan dengan berbagai pemangku kepentingan, saya sering menyampaikan bahwa salah satu kebutuhan mendesak di Kalimantan adalah pembangunan infrastruktur yang mampu mendongkrak ekonomi daerah. Karena itu, kami sangat mengapresiasi keseriusan Bapak AHY yang mulai mendorong perencanaan pembangunan jaringan kereta api Kalimantan secara terintegrasi,” ujar Abriantinus.
Ia menambahkan, selama ini tingginya biaya logistik menjadi salah satu tantangan utama yang menghambat daya saing ekonomi Kalimantan. Kehadiran kereta api diyakini mampu membuka akses distribusi barang yang lebih efisien, memperkuat konektivitas antardaerah, sekaligus mendukung pengembangan kawasan industri, perkebunan, pertambangan, dan pusat-pusat ekonomi baru.
“Atas nama masyarakat Kalimantan Timur, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Bapak Agus Harimurti Yudhoyono. Kami melihat ada kesungguhan pemerintah untuk menghadirkan pembangunan yang lebih merata dan tidak lagi berorientasi pada satu wilayah saja,” katanya.
Abriantinus juga menilai bahwa pembangunan jaringan kereta api akan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, sebagai pusat pemerintahan masa depan Indonesia, IKN memerlukan sistem transportasi modern yang terintegrasi dengan kawasan-kawasan ekonomi di seluruh Kalimantan.
“Kami berharap rencana ini benar-benar diwujudkan dan dilaksanakan secara serius hingga terealisasi. Kereta api bukan hanya sarana transportasi, tetapi juga instrumen strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan,” tegasnya.
Ia optimistis, apabila proyek tersebut dapat direalisasikan sesuai rencana, maka Kalimantan akan memasuki babak baru pembangunan yang lebih maju, terkoneksi, dan berdaya saing tinggi, sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan.(red)







