Kebakaran Hanguskan 11 Rumah di Permukiman Padat Dahor Balikpapan

oleh -425 Dilihat
oleh

Balikpapan(20/8), Nansarunai.com- Kebakaran terjadi di kawasan permukiman padat Jalan Dahor 2, RT 48 dan RT 49, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Rabu (20/8/2026) pagi. Sedikitnya 11 rumah warga dilaporkan terdampak dalam peristiwa tersebut.

Kepadatan bangunan serta kondisi gang yang sempit menjadi tantangan bagi petugas dalam menjangkau lokasi kebakaran. Sejumlah rumah yang terbakar juga diketahui menggunakan material kayu yang mudah dilalap api.

Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, mengatakan laporan mengenai kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 09.30 Wita. Setelah mendapat informasi, petugas langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

“Kita terima informasi kurang lebih jam 9.30 bahwa terjadi kebakaran daerah RT 48 dan 49 kawasan Kebun Sayur atau Jalan Dahor,” kata Usman, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, api cepat membesar karena kebakaran terjadi di tengah permukiman yang cukup padat. Kondisi bangunan yang sebagian berbahan kayu turut mempercepat penyebaran api.

Api Berhasil Dikendalikan dalam 30 Menit

Petugas berhasil mengendalikan kobaran api sekitar 30 menit setelah proses pemadaman dimulai. Setelah api berhasil dikuasai, petugas melanjutkan tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala.

Pada pendataan awal, petugas mencatat sedikitnya delapan rumah terbakar. Namun, pendataan belum sepenuhnya selesai karena beberapa area masih sulit dijangkau saat proses pendinginan berlangsung.

“Data laporan sementara kebakaran Dahor ini ada sekitar 11 rumah dengan penghuni lebih dari 40 jiwa,” ungkap Usman.

Gang Sempit Jadi Kendala Utama

Akses menuju permukiman menjadi salah satu persoalan yang dihadapi petugas pemadam. Gang yang mengarah ke lokasi kejadian hanya memiliki lebar sekitar satu meter sehingga kendaraan pemadam tidak dapat mendekati titik kebakaran secara maksimal.

“Gangnya sangat kecil, kurang lebih satu meteran saja,” ucapnya.

Situasi semakin sulit karena sejumlah warga juga berusaha menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah saat proses pemadaman berlangsung.

“Memang jadinya kita cukup sulit memadamkan kebakaran ini,” ujar Usman.

15 Unit Pemadam Dikerahkan

BPBD Balikpapan mengerahkan sekitar 15 unit pemadam yang berasal dari enam sektor dan dua pos untuk menangani kebakaran tersebut.

Penanganan juga mendapat bantuan dari berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, Brimob, Lanal, Pertamina, PHM, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

“Kalau dari BPBD kurang lebih ada 15 unit pemadam,” sebutnya.

Sampai proses pemadaman dan pendinginan berlangsung, BPBD belum menerima laporan mengenai adanya korban meninggal dunia maupun korban luka. Petugas masih melakukan pemeriksaan di seluruh area terdampak untuk memastikan kondisi warga setelah proses pendinginan selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.