CFD Terpadu Balikpapan Resmi Dimulai, Jadi Ruang Publik untuk Olahraga, UMKM, dan Lingkungan

oleh -256 Dilihat
oleh

Balikpapan(23/8), Nansarunai.com — Warga Balikpapan kini memiliki pilihan baru untuk menikmati suasana akhir pekan yang lebih sehat dan ramah keluarga. Car Free Day (CFD) Terpadu Kota Balikpapan resmi diperkenalkan pada Minggu, 23 Agustus 2026, dengan pusat kegiatan di kawasan Taman 3 Generasi, Balikpapan Selatan.

Peluncuran CFD tersebut berlangsung meriah dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Masyarakat tampak antusias mengikuti jalan santai sekaligus menikmati berbagai aktivitas yang digelar di kawasan tersebut.

Konsep CFD Terpadu tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan bebas kendaraan bermotor. Pemerintah Kota Balikpapan ingin menjadikannya sebagai ruang bersama bagi masyarakat untuk berolahraga, berkumpul bersama keluarga, beraktivitas secara positif, sekaligus mendorong geliat ekonomi masyarakat.

Ketua Panitia Launching, Muhammad Fadli Pathurrahman, S.STP., M.Si., mengatakan keberadaan CFD diharapkan berkembang menjadi sebuah kebiasaan positif di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat. Berbagai kelompok dapat memanfaatkan momentum CFD, mulai dari anak-anak, keluarga, komunitas olahraga hingga pelaku UMKM.

Dengan konsep tersebut, CFD diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial saat peluncuran, tetapi berkembang menjadi gerakan masyarakat yang berlangsung secara berkelanjutan.

Rahmad Mas’ud Dorong UMKM Ikut Tumbuh

Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, SE, ME, turut hadir dan secara resmi membuka kegiatan CFD Terpadu.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmad mengajak masyarakat memanfaatkan ruang publik tersebut sebagai tempat rekreasi keluarga sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi warga di sekitar lokasi.

Ia secara khusus menyoroti keberadaan pelaku UMKM di kawasan Balikpapan Selatan. Menurutnya, semakin ramai aktivitas masyarakat di kawasan CFD, semakin terbuka pula kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan manfaat ekonomi.

Pemerintah berharap kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan sekaligus menghidupkan UMKM lokal melalui aktivitas masyarakat yang sehat dan produktif.

Bukan Hanya Olahraga

CFD Terpadu juga membawa pesan mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Dengan berkurangnya kendaraan bermotor di kawasan kegiatan, masyarakat dapat menikmati ruang terbuka dengan suasana yang lebih nyaman. Di sisi lain, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk membangun kesadaran bersama mengenai kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Konsep CFD yang memadukan olahraga, aktivitas keluarga, komunitas, UMKM, serta kepedulian lingkungan diharapkan mampu menciptakan ruang publik yang semakin hidup.

Bagi Balikpapan, keberadaan CFD Terpadu bukan sekadar menghadirkan jalan yang bebas kendaraan pada akhir pekan. Lebih jauh, kegiatan ini diarahkan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat kota yang sehat, aktif, produktif, sekaligus mendukung ekonomi lokal.

Pemerintah Kota Balikpapan pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut sehingga CFD dapat menjadi agenda positif yang terus memberikan manfaat bagi warga.

Dengan semangat olahraga, kebersamaan, UMKM, dan kepedulian lingkungan, CFD Terpadu diharapkan menjadi wajah baru ruang publik Balikpapan yang semakin aktif dan inklusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.