Wali Kota Balikpapan Imbau Warga Tak Panik Soal Ketersediaan BBM di Tengah Gejolak Global

oleh -154 Dilihat
oleh

Balikpapan(30/3), Nansarunai.com– Rahmad Mas’ud mengimbau masyarakat untuk tidak panik dalam menyikapi situasi global yang tengah bergejolak, khususnya terkait kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).


Pernyataan tersebut disampaikan Rahmad saat memimpin apel pagi yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal di halaman Balai Kota Balikpapan, Senin (30/3/2026). Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa meskipun kondisi dunia saat ini sedang tidak stabil akibat konflik di kawasan Timur Tengah, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar.


“Dengan kabar dan berita yang tidak baik-baik saja, jangan sampai kita juga menyampaikan hal yang membuat masyarakat menjadi tidak tenang,” ujar Rahmad.
Menurutnya, konflik global memang berpotensi berdampak pada berbagai sektor, termasuk ekonomi dan energi. Namun demikian, ia memastikan bahwa pemerintah tetap menjamin ketersediaan energi, termasuk BBM, bagi masyarakat.


“Negara menjamin penyediaan energi, khususnya bahan bakar untuk masyarakat. Jadi tidak perlu ada kepanikan,” tegasnya.
Rahmad menjelaskan, dalam jangka pendek kondisi pasokan energi nasional masih dalam keadaan aman. Ia menyebut sumber daya energi Indonesia diperkirakan mencukupi untuk satu hingga dua bulan ke depan. Meski demikian, ia tidak menampik bahwa jika konflik berlangsung berkepanjangan, dampaknya bisa dirasakan lebih luas, termasuk terhadap stabilitas harga dan distribusi energi.


Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia masih memiliki ketergantungan terhadap impor energi, sehingga dinamika global dapat memengaruhi kondisi dalam negeri. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah aktif memberikan edukasi serta informasi yang akurat kepada masyarakat.
Rahmad menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif di tengah ketidakpastian global. Ia mengingatkan agar penyampaian informasi tidak justru memicu keresahan publik.


“Jangan sampai informasi yang disampaikan malah membuat masyarakat panik. Tugas kita adalah memberikan pemahaman yang benar agar situasi tetap terkendali,” katanya.
Ia optimistis, dengan sikap tenang dan informasi yang tepat, masyarakat Balikpapan dapat tetap menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi secara normal. Stabilitas daerah, menurutnya, sangat bergantung pada ketenangan dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Kalau masyarakat tetap tenang, insyaallah stabilitas daerah kita tetap terjaga,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.