APINDO dan Masa Depan Ekonomi Kalimantan: Membangun Investasi, SDM, dan Industri Hijau

oleh -330 Dilihat
oleh

MajalahKita.com– Kalimantan kini berada pada titik strategis dalam peta pembangunan ekonomi Indonesia. Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN), berkembangnya kawasan industri hijau, serta meningkatnya arus investasi nasional dan internasional menjadikan Pulau Kalimantan sebagai salah satu motor penggerak ekonomi masa depan.

Di tengah perubahan tersebut, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) memiliki peran penting sebagai jembatan antara dunia usaha dan pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memperkuat UMKM, serta membangun ekosistem industri yang berdaya saing.

Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) APINDO Kalimantan Timur, Dr. Abriantinus, S.H., M.A., menegaskan bahwa momentum pembangunan di Kalimantan harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pelaku usaha lokal agar tidak hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri.

“Kalimantan sedang memasuki era baru pertumbuhan ekonomi. APINDO hadir sebagai mitra strategis pemerintah untuk memastikan dunia usaha mampu mengambil peran dalam pembangunan, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”ujar Dr. Abriantinus.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan ekonomi tidak hanya diukur dari besarnya investasi yang masuk, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan UMKM, dan terciptanya kesempatan kerja.

Investasi Berkualitas Menjadi Prioritas

Dr. Abriantinus menjelaskan bahwa APINDO terus mendorong terciptanya iklim investasi yang memberikan kepastian hukum, kemudahan berusaha, serta mampu menghadirkan nilai tambah bagi daerah.

“Investasi yang kita harapkan bukan sekadar menghadirkan modal, tetapi juga membawa transfer teknologi, peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta membuka peluang usaha baru bagi pengusaha lokal,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem investasi yang berkelanjutan.

Penguatan SDM sebagai Kunci Daya Saing

Selain investasi, APINDO Kalimantan Timur juga menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama.

Dr. Abriantinus menilai kebutuhan tenaga kerja yang kompeten akan terus meningkat seiring berkembangnya sektor industri, manufaktur, logistik, energi, hingga ekonomi kreatif di Kalimantan.

“Kita harus menyiapkan SDM yang memiliki kompetensi, karakter, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Dunia usaha membutuhkan tenaga kerja yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” ungkapnya.

UMKM Harus Menjadi Bagian dari Rantai Pasok Industri

Bagi APINDO, pertumbuhan industri harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan UMKM. Pengusaha kecil dan menengah dinilai memiliki peluang besar menjadi bagian dari rantai pasok perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Kalimantan.

Dr. Abriantinus mengatakan APINDO terus mendorong kemitraan antara perusahaan besar dan UMKM agar manfaat investasi dapat dirasakan secara lebih luas.

“UMKM tidak boleh hanya menjadi pelengkap. Mereka harus naik kelas, memiliki daya saing, dan mampu menjadi mitra strategis industri melalui peningkatan kualitas produk, manajemen, serta akses pasar,” jelasnya.

Industri Hijau Menjadi Masa Depan Kalimantan

Perkembangan kawasan industri hijau di Kalimantan membuka peluang besar bagi investasi yang mengedepankan keberlanjutan.

Menurut Dr. Abriantinus, transformasi menuju industri hijau merupakan langkah penting untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

“Ke depan, daya saing daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga oleh kemampuan kita mengembangkan industri yang efisien, ramah lingkungan, dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujarnya.

Ia optimistis Kalimantan memiliki seluruh potensi untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru Indonesia apabila seluruh pemangku kepentingan mampu memperkuat sinergi dan menjaga iklim usaha yang kondusif.

“Kolaborasi adalah kunci. APINDO akan terus menjadi mitra pemerintah dan dunia usaha dalam membangun ekonomi Kalimantan yang kuat, inklusif, berkelanjutan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Dr. Abriantinus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.