Nansarunai.com- Mengawali perjalanan karier dari dunia jurnalistik, Agust Sabhara, yang akrab disapa Bang Bara, merupakan sosok kreator visual asal Balikpapan yang konsisten menapaki lintasan panjang industri media dan perfilman. Karier profesionalnya dimulai di Kaltimpost Group sebagai seorang jurnalis, tempat ia mengasah kepekaan terhadap berita, visual, dan cerita yang berpihak pada realitas.
Seiring waktu, kiprahnya meluas ke dunia televisi nasional. Bang Bara sempat berkontribusi sebagai stringer di beberapa stasiun TV besar seperti SCTV dan Trans7, sebelum akhirnya bergabung dengan tvOne. Dunia news dan broadcasting membentuk fondasi kuat dalam memahami storytelling visual, disiplin produksi, serta kecepatan kerja di lapangan.
Ketertarikannya terhadap dunia visual semakin menguat. Dari liputan berita, Bang Bara mulai bereksplorasi dengan membuat film dokumenter lokal, hingga akhirnya melangkah ke short film fiksi. Apa yang awalnya sekadar ketertarikan, perlahan berubah menjadi hobi serius yang dijalani dengan penuh dedikasi dan konsistensi.
Berbagai festival film lokal dan nasional pun mulai diikuti. Karyanya mendapat perhatian serta dukungan dari berbagai kalangan, termasuk pelaku usaha dan komunitas kreatif. Namun, pandemi Covid-19 sempat menghentikan banyak aktivitas produksi. Momentum tersebut justru menjadi titik balik: Bang Bara memilih untuk mendalami animasi dan CGI.
Selama kurang lebih tiga tahun, ia belajar animasi dan CGI secara intensif melalui berbagai forum dan komunitas internasional, memperluas wawasan serta kemampuan teknisnya di bidang visual modern. Berbekal pengalaman panjang dan semangat berbagi, pria kelahiran Balikpapan ini kemudian membentuk Film Balikpapan Community (FBC).
FBC hadir bukan hanya sebagai wadah para pelaku perfilman, tetapi juga sebagai ruang bagi penikmat film dan masyarakat umum yang ingin belajar serta menyalurkan minat di dunia film. Dari tahun ke tahun, komunitas ini terus berkembang dan kini telah memiliki beberapa kelas akting, menjadi jawaban bagi masyarakat Balikpapan yang sebelumnya tidak tahu harus ke mana untuk belajar dan berproses di dunia seni peran dan film.
“Komunitas ini saya buat tentunya untuk mengedepankan tali persaudaraan dan silaturahmi sesama anggota. Kalau kita nyaman, pasti apa pun bisa kita lakukan dengan baik, termasuk mengembangkan diri bersama-sama,” ungkap Bang Bara.
Dengan semangat kebersamaan dan visi jangka panjang, Agust Sabhara terus membuktikan bahwa perjalanan dari dunia news ke film dan entertainment bukan sekadar perpindahan profesi, melainkan evolusi kreativitas yang berakar pada konsistensi, pembelajaran, dan keberanian untuk berproses. (red)







