Balikpapan(2/4), Nansarunai.com – Semangat inovasi terus ditunjukkan oleh generasi muda Indonesia. Salah satunya datang dari Niluh Made Syifa Divayami, yang saat ini masih dalam proses seleksi sebagai Calon Duta Hukum, sekaligus dikenal sebagai Duta Pesona Nusantara Nasional. Dalam tahap seleksi tersebut, Syifa menghadirkan gagasan inovatif berupa aplikasi edukasi digital bernama VOICE.
Menariknya, aplikasi VOICE telah mendapatkan validasi dari dinas terkait, sehingga tidak hanya menjadi konsep semata, tetapi dinilai memiliki potensi besar untuk diimplementasikan secara nyata di tengah masyarakat.
Aplikasi VOICE dirancang sebagai platform edukasi digital yang bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesiapan pelajar dalam menghadapi situasi kekerasan. Melalui fitur materi edukatif, simulasi kasus, serta panduan tindakan, pengguna tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga dibekali langkah konkret dalam menghadapi kondisi tertentu.
“VOICE kami rancang agar pelajar bisa belajar dengan cara yang lebih interaktif. Tidak hanya teori, tapi juga ada simulasi dan konsep permainan, sehingga mereka lebih siap dalam situasi nyata,” ujar Syifa.
Dalam konteks seleksi Calon Duta Hukum, inovasi ini menjadi bentuk nyata kontribusi Syifa dalam meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar. Ia menegaskan bahwa peran seorang Duta Hukum tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan solusi yang relevan dan berdampak.
“Aplikasi ini menjadi media untuk membantu pelajar memahami hukum, khususnya terkait perlindungan anak, sekaligus bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Menanggapi keberadaan program serupa dari dinas, Syifa menekankan bahwa VOICE hadir sebagai pelengkap, bukan pengganti. Jika program dari dinas berfokus pada penanganan dan layanan, maka VOICE mengambil peran pada tahap pencegahan.
“VOICE hadir di sisi preventif, membangun kesiapan pelajar sebelum terjadi kasus. Jadi ini memperkuat sistem yang sudah ada dengan pendekatan edukasi yang lebih mudah diakses dan interaktif,” tambahnya.
Melalui inovasi ini, Syifa berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan generasi muda yang lebih sadar hukum, berani bersuara, serta mampu melindungi diri dan lingkungannya. Keikutsertaannya dalam seleksi Calon Duta Hukum pun menjadi langkah awal untuk membawa perubahan positif melalui teknologi dan edukasi.(red)






